Sinopsis Takdir Lonceng Cinta Episode 39 Tayang Ahad 5 Agustus 2018 Antv Hari Ini

BARU SINOPSIS SINOPSIS TAKDIR LONCENG CINTA Episode 39 Tayang Minggu 5 Agustus 2018 ANTV Hari Ini || Shrishti dan Sameer bangun dari lantai, keduanya terluka. Sameer khawatir wacana memar di lengannya dan meniupnya. Keduanya mengingat momen satu sama lain. Rakhi tiba ke sana, tersenyum melihat mereka. Dia tiba dan menyampaikan beliau bahagia wacana lamaran itu dan meminta maaf alasannya yakni mengganggu romantisme mereka. Ketika Rakhi telah pergi, Sameer bertanya kepada Shrishti lamaran mana, dan terkejut mendengar itu yakni milik mereka.

Karan dan Preeta sama-sama kesal alasannya yakni kehilangan kesempatan untuk mendapatkan bukti melawan Sherlin. Karan mengomentari gelang miliknya, Prithvi. Preeta kesal pada gangguannya. Preeta menyampaikan Karan cemburu, beliau tidak mempunyai seorang yang Istimewa dalam hidupnya. Dia membanggakan ketenarannya, dan menarik hati dan tidak ada yang harus menyayangi Preeta. Preeta menyampaikan beliau ingin menanyakan wacana kehidupan masa lalunya? Karan menyampaikan beliau tidak peduli bagaimana caranya pacar yang beliau miliki di masa kemudian mungkin. Preeta bertanya apakah beliau benar-benar tidak peduli. Karan memintanya untuk membiarkan beliau fokus pada Sherlin dan memikirkan sebuah ide. Preeta tertawa.

Rakhi menelepon ke rumah Preeta. Janki mendapatkan panggilan dan menyampaikan Sarla menderita tekanan darah rendah. Dia menyampaikan Rakhi sanggup berbicara dengannya wacana problem apa pun. Rakhi menyampaikan beliau sepakat dengan usulan Sarla yang ingin berbicara dengannya. Janki bersorak bahwa itu yakni idenya. Setelah panggilan, Rakhi berpikir bagaimana kalau Karan dan Preeta juga dipasangkan.

Sameer terkejut mendengar gosip itu. Dia bertanya-tanya siapa yang menyebarkan rumor wacana hubungan mereka. Shrishti menyampaikan itu bukan problem yang penting yakni bagaimana keluar dari masalah. Sameer menyampaikan beliau tidak suka kualitas di Shrishti dan mereka bahkan tidak saling mencintai. Shrishti memutuskan meminta saran Preeta dalam problem ini.

Karan bersama Preeta di luar. Preeta memutuskan bahwa mereka tidak sanggup meninggalkan Sherlin, beliau sehat dan baik-baik saja tetapi berpura-pura sakit. Karan bertanya apa yang akan dilakukan Sherlin secara maksimal, mengesankan keluarganya. Tetapi apa yang akan mereka lakukan akan menghancurkan segalanya. Preeta bertanya wacana rencananya. Karan menyampaikan mereka akan pergi ke rumahnya dan mencari-cari, niscaya ada beberapa gambar atau hadiah dari beliau dan pacarnya. Dia memutuskan untuk melakukannya malam ini. Preeta bertanya apakah mereka akan memasuki rumah Sherlin sebagai pencuri. Karan mengamati wajahnya dan bertanya mengapa beliau berpura-pura menjadi penjahat. Preeta khawatir akan ketahuan. Karan menyampaikan Sherlin ada di sini, dan ibunya keluar dari stasiun. Preeta mengembangkan kesalahan alasannya yakni bertanggung jawab atas keterlibatan Rishab dengan Sherlin. Dia memegang tangannya untuk membantunya mengungkapkan Sherlin. Karan bahagia dengan Preeta untuk meringankan suasana hatinya. Preeta melamun, mereka pergi ke rumah Sherlin.

Shrishti dan Sameer tidak sanggup menemukan Preeta. Shrishti memperhatikan Sherlin meninggalkan rumah, bersembunyi. Shrishti berpikir Sherlin sanggup melaksanakan apa saja, penting baginya untuk mengikutinya. Sameer memegang lengannya, Shrishti memperingatkan beliau menyentuhnya. Sameer memberi tahu Shrishti skenario hidup dan mati mereka untuk menuntaskan kesalahpahaman wacana hubungan mereka. Shrishti juga setuju.

Rumah Sherlin dikunci. Karan meminta Preeta untuk kunci itu, menggodanya. Dia menarik pin dari rambutnya untuk membuka kunci. Preeta meminta Karan bergegas. Dia menyerahkannya kepada Preeta, tetapi Preeta mengalah menyampaikan beliau yakni seorang gadis. Karan bertanya bagaimana dengan dirinya Jhansi ki Rani? Preeta memintanya melaksanakan sesuatu.

Preeta melihat Karan sangat bersahabat dengannya. Karan menyampaikan beliau tidak mencicipi apa-apa ketika bersahabat dengannya dan kembali. Saat beliau melangkah ke atas karpet dengan keras, sebuah kunci jatuh. Keduanya dengan riang memeluk satu sama lain, sehabis itu Karan menyampaikan itu bukan pelukan.

Mereka memasuki rumah Sherlin. Di dalam kamar, Prithvi memberitahu Sherlin bahwa Preeta dan Karan menguntitnya, dan beliau dan Karan berhadapan lagi. Sherlin takut Preeta mungkin tahu wacana hubungan mereka. Prithvi menenangkannya, tidak ada yang tahu wacana hubungan mereka. Dia memintanya untuk bergegas dan tiba kepadanya, beliau menunggu di kamar tidurnya. Sherlin bergegas dengan riang. Sherlin meminta izin nenek untuk pergi, tetapi nenek bersikeras padanya untuk tinggal di sini malam ini. Nenek menyebut Rishab dan Kareena juga sepakat tetapi Sherlin menyampaikan beliau tidak akan sanggup tidur di kawasan tidur orang lain. Nenek meminta Rishab untuk mengantarnya, tetapi Sherlin enggan.

Sameer dan Shrishti kesudahannya menemukan Rakhi di kamar tidurnya. Mereka menjelaskan situasi mereka kepada Rakhi, tetapi beliau tertidur pulas di dingklik malas. Sameer memutuskan untuk tidak mengganggunya.

Preeta dan Karan memasuki rumah Sherlin di bawah cahaya obor dan melihat-lihat. Prithvi sedang menunggu Sherlin dengan gelisah. Rishab membuka pintu untuk Sherlin, beliau mengucapkan selamat malam di luar pintu. Sherlin menerka beliau sering mengunjungi rumah Luthra, dan harus mengundang Rishab ke dalam juga. Rishab berpikir kalau beliau menolak bahwa Sherlin mungkin keberatan. Sherlin khawatir melihatnya keluar dari mobil.

Shrishti menjauhi Sameer alasannya yakni problem mereka tidak terpecahkan hari ini. Sameer menyampaikan padanya untuk tidak bermimpi wacana dia. Shrishti beropini itu akan menjadi mimpi jelek kalau beliau ada di dalamnya.

Rishab meminta maaf kepada Sherlin alasannya yakni sangat terlambat dan berjanji untuk mengunjungi rumahnya di lain waktu. Sherlin menerima telepon dari Kareena yang bersikeras untuk membawa pulang Rishab dan menghabiskan waktu dengannya.

Karan dan Preeta menemukan album pertunangan Sherlin dan Rishab. Di dalam ruangan, Prithvi memutuskan untuk keluar kamar hingga Sherlin kembali. Karan dan Preeta memasuki ruangan ketika Prithvi pergi ke kamar mandi. Keduanya waspada mendengar bunyi kunci pintu.

Saat menelepon, Kareena bersikeras pada Rishab untuk mendapatkan proposal kopi Sherlin. Rishab menoleh ke Sherlin dan berkata kadang kala seseorang harus melaksanakan banyak hal untuk keluarga. Sherlin menghentikan Rishab, beliau bilang beliau mengerti beliau tidak ingin tiba kini dan sangat terlambat juga. Dia sanggup pulang, beliau tidak akan keberatan dan akan memberitahu Kareena bahwa mereka mempunyai beberapa dialog yang cantik bersama. Rishab beralih ke kendaraan beroda empat tetapi kemudian batuk parah.

Nenek dan Janki membangunkan Sarla dengan manis wacana kabar baik. Nenek menyampaikan lamaran Preeta dan Karan sudah diperbaiki. Sarla menyampaikan beliau tidak sanggup berbicara dengan Rakhi, Preeta telah melarangnya dan beliau pergi. Nenek bertanya pada Janki yang dibicarakan Rakhi. Sarla tidak mengerti apa yang beliau sebutkan.

Karan dan Preeta tiba ke kamar Sherlin untuk mencari bukti. Di kamar kecil, Prithvi mendengar kenop pintu, kemudian memutuskan untuk tidak keluar hingga Sherlin memanggilnya. Dia gembira alasannya yakni beliau datang. Di sana, Sherlin menemukan pintu utama terbuka dan bertanya-tanya apakah Prithvi tiba dari pintu depan hari ini? Rishab tiba dari belakang batuk, Sherlin membawanya ke dalam ketakutan wacana Prithvi. Preeta duduk kesal alasannya yakni tidak menemukan bukti melawan Sherlin. Karan menenangkannya ketika mereka mendengar Sherlin dan Rishab masuk. Preeta panik bahwa Sherlin akan memperlakukannya dengan jelek sekarang. Karan menenangkannya. Sherlin membawa Rishab ke dalam, ia melihat lampu ruangan dinyalakan dan Prithvi ada di dalam. Dia memutuskan untuk masuk ke dalam nanti untuk memperingatkan Prithvi tidak keluar.

Prithvi bertanya-tanya mengapa Sherlin tidak memanggilnya di luar, dan takut kalau ibunya juga pulang. Dia jatuh di kamar kecil dan kesudahannya memanggil Sherlin. Sherlin menyangkal mendengar panggilan tetapi Rishab mendengar Prithvi. Di dalam ruangan, Karan memaksa Preeta untuk berbicara dengan Prithvi dengan bunyi Sherlin dan memanggilnya keluar dari kamar kecil. Preeta enggan, tetapi kesudahannya berbicara dengan Prithvi atas desakan Karan. Prithvi mencicipi suaranya terlalu manis untuk menjadi Sherlin dan memintanya untuk memberi tahu nama binatang peliharaannya. Di luar, Rishab khawatir wacana keamanan Sherlin wacana bunyi itu. Dia bersikeras melihat ke dalam ruangan. Sherlin berpura-pura kram dan meminta Rishab untuk membawakan kompres es. Prithvi mewaspadai Preeta dan memintanya untuk memanggil nama binatang peliharaannya dikala itu. Preeta terdiam. Sherlin memasuki ruangan kemudian memanggilnya sebagai Punnu. Preeta dan Karan berada di bawah meja. Ketika mereka mencoba menciptakan video Prithvi, Preeta menciptakan kegaduhan. Keduanya waspada. Sherlin berbisik ke Prithvi untuk pergi kini biar tidak ada yang sanggup menandakan mereka bersama. Dia mengirim Prithvi ke kamar kecil lagi dan pergi keluar sehabis mendengar panggilan Rishab.

Rishab membawa paket es untuk Sherlin. Dia menciptakan beliau pergi ke kamar kecil. Preeta dan Karan memutuskan untuk pergi keluar dan menangkap Sherlin menyerahkan dengan kekasihnya di depan Rishab. Prithvi khawatir dikala Karan dan Preeta menuju kamar kecil. Karan tiba ke kamar kecil tetapi tidak ada seorang pun di sana. Dia menyampaikan mereka tidak sanggup menemukan bukti, kini mereka harus pulang sebelum Sherlin menandakan mereka pembohong di depan Rishab.

Prithvi telah keluar dari jendela kamar kecil. Dia sedikit kesal pada Preeta alasannya yakni menarik hati Sherlin-nya.

Karan dan Preeta berjalan melewati koridor, berangkat ke rumah. Mereka bersembunyi di balik tembok dikala mereka melihat Rishab dan Sherlin di aula. Preeta menabrak vas yang jatuh ke lantai dan pecah.

*Sinopsis ini dibentuk 3 Episode penayangan India

MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY TULISAN INI KE FB/BLOG/YOUTUBE
NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV Karena terpotong Jeda/ Durasi  | 82
** Jika Sinopsis Kurang silahkan lihat sinopsis episode selanjutnya !!
** MOHON MAAF JIKA PENULISAN ADA YANG TYPO KARENA SINOPSIS DI KETIK DAN PANJANG HARAP DIMAKLUMI