Sinopsis Lengkap Film Collateral (2004)

Collateral (2004)

Rilis
6 Agustus 2004
Negara
Amerika Serikat
Bahasa
Inggris
Sutradara
Michael Mann
Produser
Julie Richardson, Michael Mann
Pemeran
Tom Cruise, Mark Ruffalo, Jamie Foxx, Peter Berg, Jada Pinkett Smith, Bruce McGill
Sinematografi
Paul Cameron, Dion Beebe
Music
James Newton Howard
Distributor
Paramount Pictures, DreamWorks Pictures

Plot Collateral 

Max Durocher pengemudi taksi LA yang teliti berusaha mendapati cukup uang untuk memulai bisnis limusinnya. Jaksa Departemen Kehakiman AS Annie Farrell mengatakan Max kartu namanya. Selanjutnya Vincent terkesan keterampilan Max dalam menavigasi kemudian lintas, Vincent menjelaskan terhadap Max bahwa ia berasal dari LA selama 1 malam menuntaskan komitmen real estat, dan memperlihatkan Max 600 dolar mengantarnya ke beberapa lokasi.


Saat Max menunggu di halte pertama, sesosok jenazah jatuh ke mobilnya, Vincent menjelaskan dirinya sebagai pembunuh bayaran. Dia memaksa Max menyembunyikan badan di bagasi. Pemberitahuan kedua, Vincent mengikat Max menuju stir. Beberapa insiden dimana Vincent membunuh orang, Max memohon Vincent membiarkannya pergi namun Vincent mengancam membunuhnya. Bos Max yang telah menghalangi ia melalui radio, memberi tahu Max, Ibunya Ida menghubunginya.

Mempelajari kunjungan malam Max menuju rumah sakit menemui ibynya, Vincent menegaskan Max tidak menghentikan rutinitasnya. Di rumah sakit, Ida gembira memberi tahu Vincent bahwa Max memiliki perusahaan limusinnya sendiri menjelaskan Max telah membohonginya. Vincent memaksanya bertemu kartel Felix Reyes-Torrena mendapati informasi 2 sasaran terakhirnya.

Max menyamar sebagai Vincent memperoleh informasi namun Felix memerintahkan pasukannya membunuh Vincent bila ia tidak menuntaskan pekerjaan. Max bersama Vincent ke klub, mencari targer, Peter Lim. Detektif Ray Fanning mengungkap korelasi ketiga korban dan melaporkan temuannya terhadap biro FBI Frank Pedrosa. Pedrosa mengidentifikasi para korban sebagai saksi yang mendakwa Reyes Torrena di hari berikutnya.

Di klub Vincent membunuh semua pembunuh bayaran dari Felix, pengawal dan Lim kemudian meninggalkan klub. Fanning menyelamatkan Max menyelundupkannya keluar namun dibunuh Vincent, yang menghubungi Max kembali ke taksi. Sadar Vincent bermaksud membunuhnya, Max sengaja menabrak taksi namun keduanya selamat, Vincent melarikan diri. Melihat jenazah di bagasi, ia berusaha menangkap Max.

Max memperhatikan laptop Vincent terbuka, mengungkpakan sasaran terakhir ialah Annie. Dia mengalahkan polisi, mengambil pistol Vincent dan menuju gedung kantor Annie. Vincent mencuri pistol penjaga keamanan memanfaatkan kapak api memotong listrik dan kanal telepon di lantai Annie. Vincent mendapati Annie, membidiknya namun ditembak oleh Max, yang melarikan diri dengan Annie.

Vincent mengejar pasangan tersebut ke kereta metro. Terpojok, Max melibatkan Vincent dalam baku tembak. Mobil kereta bawah tanah sesaat menjadig elap, menciptakan laba Vincent dari keahlian menembak. Vincent yang terluka, duduk di bangku mengulangi pernyataan mengenai laki-laki yang sekarat di kereta Metro dan bertanya terhadap Max apakah ada yang memperhatikan, sebelum mengalah terhadap lukanya. Max dan Annie turun di stasisun berikutnya.